Langsung ke konten utama

Manajemen Konflik


MANAJEMEN KONFLIK

Oleh : Annisa Jarizky

1. Pengertian Konflik

                 Konflik adalah perdebatan yang terjadi didalam dan diluar baik individu maupun
     organisasi.
     Konflik ada yang bersifat destruktif dan konstruktif.
     1. Destruktif
                Konflik yang bersifat merusak,misalnya:
          -Seperti demo tanpa pandang bulu atau aturan
          -Tawuran
     2. Konstruktif
               Konflik yang bersifat membangun,misalnya:
          -Konflik yang diselesaikan dengan mufakat.

2. Manajemen Konflik

                 Termasuk pada suatu pendekatan yang beroirentasi pada proses yang mengarahkan pada
      bentuk komunikasi dari pelaku maupun pihak luar dan bagaimana mereka mempengaruhi
      kepentingan dan interpretasi.

      Menurut Ross (1993) bahwa manajemen konflik adalah  langkah-langkah yang diambnil pada
      pelaku atau pihak ketiga untuk mengatasi konflik.

3. Cara Mengatasi Manajemen Konflik

       1. Bertanding
                   Mengajak pihak yang berkonflik untuku bertanding menggunakan otot.

       2. Diam
                    Hanya diam di tempat dan tidak aktif dalam konflik atau musyawarah.

       3. Memberi Solusi
                    Aktif dalam memberikan solusi untuk mengatasi konflik.

       4. Mengalah

                   Mengalah pada pihak lain unutuk meredakan konflik.

       5. Menghindar
                   Menghindari adanya masalah dalam konflik.

4. Faktor Konflik

      1. Manusia
      2. Organisasi

5. Cara Mengatasi Konflik

     1. Rujuk
               Dengan cara berbaikan atau berdamai atau bermusyawarah antar pihak yang berkonflik.

     2. Persuasif
              Dengan mencegah adanya konflik bisa dengan komunikasi yang bertujuan untuk
        menghindari adanya kesalah pahaman.

     3. Penekanan dan Pemaksaan
              Dengan memaksa suatu pihak.

     4. Intervensi
             Dengan melibatkan pihak ketiga, bisa sebagai hakim (terlibat dalam konflik) dan bisa sebagai pemberi solusi (terlibat dalam konflik).

        Manajemen konflik tidak hanya melulu tentang pengaderan. Tugas yang banyak juga termasuk manajemen konflik. Bagaimana kita mengatur waktu untuk mengerjakan tugas merupakan bagian dari manajemen konflik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Munir Said Thalib Biografi Munir Said Thalib merupakan seorang aktivis HAM Indonesia. Lahir pada tanggal 8 Desember 1965 di Malang, Jawa Timur - meninggal pada 7 September 2004 di Jakarta di dalam pesawat jurusan ke Amsterdam pada usia 38 tahun karena terkonsumsi racun arsenik pada saat itu. Pada tanggal 16 April 1996, Munir mendirikan dan menjadi Koordinator Badan Pekerja Kontras (Komosi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan). Pada saat itulah nama Munir mulai dikenal. Bahkan saat dia melakukan advokasi terhadap para aktifis yang menjadi korban penculikan, perjuangannya itu tak lepas dari teror yang menimpa dirinya serta keluarganya. Setelah kepengurusannya di Kontraas, dia ikut mendirikan serta menjadi Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Indonesia, Imparsial. Namanya bersinar sebagai seorang pejuang bagi orang-orang hilang yang diculik pada masa itu saat menjabat sebagai Koordinator Kontras. Saat itu dia membela para aktifis yang menjadi korban ...

LEADERSHIP

LEADERSHIP Oleh : Abhimata Zuhra Pramudita Pengertian Leadership adalah seni untuk mempengaruhi dan menggerakkan orang-orang dengan sedemikian rupa untuk memperoleh kepatuhan dan kepercayaan. In Reality Memimpin orang adalah suatu hal yang susah-susah gampang karena setiap anggota memiliki pemikiran yang berbeda. Bagaimana perilaku yang efektif? -           Tidak ada satu cara yang terbaik untuk mempengaruhi orang-orang. Gaya kepemimpinan yang efektif Kepemimpinan yang disesuaikan dengan tingkat kedewasaan (maturity) anggota dibawahnya. Kedewasaan anggota dibawahnya terkait dua hal, yaitu kematangan pekerjaan dan kematangan psikologis. Kunci dari Leadership atau Kepemimpinan adalah Pemimpin. Pemimpin adalah individu manusia yang diamanahkan memimpin sub-ordinat (pengikut) kearah mencapai tujuan yang ditetapkan. Tugas Pemimpin : -           Mengantarkan ...

Pengembangan dan Manajemen Diri

Pengembangan dan Manajemen Diri Oleh : Febian Fitra Maulana 1. Pengertian pengembangan diri              Pengembangan diri adalah proses pembentukan dan perwujudan dari yang awalnya kurang      baik, mau untuk belajar menjadi yang lebih baik. Contoh pengembangan diri adalah diadakannya      pengaderan untuk mahasiswa baru jurusan Teknik Informatika. 2. Kegiatan - Kegiatan berikut berguna untuk mengembangkan diri Meningkatkan kesadaran diri Meningkatkan pengetahuan diri Meningkatkan keterampilan Membangun atau memperbaharui identitas atau harga diri. Mengembangkan bakat Meningkatkan potensi diri Meningkatkan kualitas hidup Mengidentifikasi potensi diri 3. Tiga keyakinan untuk mengembangkan diri Ia mau berubah Ia harus berubah Ia dapat berubah          Yang p...